Cara untuk Mengatasi Tantangan Akuntansi Transaksi Mata Uang Asing

D. Scott Beaver | Sr. Product Marketing Manager | NetSuite

Nilai tukar mata uang memengaruhi hampir setiap bisnis. Dengan norma rantai pasokan global, harga barang jadi di satu negara sangat dipengaruhi oleh biaya bahan baku dan tenaga kerja di negara lain. Jika nilai yuan Tiongkok atau dolar AS naik terhadap Rupiah, misalnya, biaya barang-barang yang bersumber dari Tiongkok kemungkinan akan cenderung meningkat juga. Biaya yang lebih tinggi ini tercermin dalam harga yang kita bayar untuk segala sesuatu, mulai dari perlengkapan kantor hingga peralatan komputer.

Namun, untuk perusahaan dengan anak perusahaan internasional atau entitas pelaporan lainnya, nilai tukar memainkan peran yang lebih besar, yang tidak hanya memengaruhi biaya, tetapi juga menentukan strategi harga, pendapatan dan neraca juga. Mereka juga membuat penyusunan laporan keuangan menjadi lebih sulit dan dapat memusingkan karyawan atau staff akuntansi. Jadi sebelum mempertimbangkan ekspansi internasional, penting untuk memahami cara menghitung transaksi mata uang asing dan upaya yang diperlukan untuk melakukannya dengan benar.

Transaksi Mata Uang Asing

Salah satu tantangan terbesar bagi perusahaan yang menjalankan bisnis internasional adalah kebutuhan untuk menerjemahkan nilai mata uang asing ke dalam mata uang fungsional tunggal untuk tujuan pelaporan. Di Indonesia, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menetapkan aturan untuk melakukan ini dan memahami aturan ini sangat penting untuk bisnis yang perlu mematuhi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 52 tahun 1998 tentang mata uang pelaporan.

Persyaratan akuntansi untuk aset dan kewajiban moneter, seperti uang tunai, piutang, dan utang jangka panjang berbeda dengan persyaratan untuk aset dan kewajiban non-moneter. Akuntansi untuk yang non-moneter, yang mencakup barang berwujud seperti persediaan (inventory) dan peralatan, dan tidak berwujud, seperti paten atau merek dagang, cukup mudah. Nilai mata uang asing dari aset-aset ini awalnya dijabarkan ke dalam mata uang fungsional perusahaan dengan menggunakan kurs rata-rata historis, setelah itu, perubahan nilai karena penyusutan, amortisasi atau penurunan nilai tetap dalam mata uang fungsional.

Akuntansi untuk aset dan kewajiban moneter lebih terlibat dan membutuhkan lebih banyak waktu yang lebih lama, karena nilai aset ini berubah setiap kali nilai tukar berubah. Untuk memastikan pelaporan yang akurat, tim akuntansi harus memperbarui nilai aset ini setiap bulan menggunakan nilai tukar saat ini. Dan karena fluktuasi nilai tukar menyebabkan nilai naik dan turun, selisihnya juga harus dilaporkan sebagai keuntungan atau kerugian pada laporan laba rugi.

Konversi transaksi mata uang asing ke dalam mata uang fungsional perusahaan sering kali melibatkan perhitungan manual dan spreadsheet, dan, tergantung pada volume transaksi, merupakan proses yang memakan waktu. Untuk memastikan akurasi, karyawan atau staff akuntansi juga harus mencari nilai tukar saat ini untuk setiap mata uang, yang seringkali juga merupakan proses manual. Memperbarui informasi secara manual sering mengakibatkan kesalahan entri data, meningkatkan risiko kesalahan pelaporan. Mentransfer data dari spreadsheet ke dalam sistem akuntansi hanya menambah risiko.

Konversi Transaksi Mata Uang Asing Instant dan Real-time secara Otomatis

Aktivasi fitur multi currency pada kemampuan manajemen mata uang NetSuite meminimalkan risiko kesalahan yang terkait dengan konversi mata uang dengan mengotomasi seluruh proses. Transaksi yang dimasukkan di tingkat anak perusahaan dalam mata uang asing diposting di tingkat kantor pusat secara bersamaan, menggunakan mata uang yang sesuai dan nilai tukar saat ini, menghemat waktu dan meminimalkan risiko kesalahan pelaporan. Ini juga menyederhanakan proses konsolidasi, karena hasil keuangan dari setiap anak perusahaan tersedia untuk staf akuntansi perusahaan secara real time. Keuntungan dan/atau kerugian mata uang juga dicatat secara otomatis, membantu memastikan keakuratan laporan pendapatan bulanan.


Tulisan ini dalam bahasa Inggris bisa Anda baca di link berikut How to Overcome the Accounting Challenges of Foreign Currency Transactions dan tulisan-tulisan lain di NetSuite Blog.

 

Tags: , , , , , , ,
× How can I help you?